5 Fakta Baru Kasus Veronica Koman, Terancam Jadi DPO hingga Protes Komnas HAM

Kompas.com - 11/09/2019, 06:15 WIB
Mengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka TribunnewsMengenal Veronica Koman, Tersangka Kerusuhan Asrama di Papua, Pengacara HAM Pendamping Pengungsi Pencari Suaka

KOMPAS.com - Polisi terus mendalami keterlibatan Veronica Koman dalam kasus kerusuhan massa di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya pada tanggal 18 Agustus lalu.

Salah satunya dengan memeriksa dokumen rekening dan transaksi keuangan yang dilakukan Veronica.

Selain itu, rencana Polda Jawa Timur mengirimkan surat penarikan paspor untuk Veronica mendapat protes dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM).


Polisi juga berharap pihak Veronica segera menanggapi pemanggilan polisi untuk pemeriksaan hingga batas waktu yang telah ditentukan. Status DPO akan dikeluarkan kepada Veronica apabila melewati batas waktu tersebut. 

Seperti diketahui, Veronica ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan menyebarkan konten berita bohong atau hoaks dan provokatif terkait kerusuhan Papua dan Papua Barat.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Polisi periksa transaksi keuangan di rekening milik Veronica

Ilustrasi kejahatan siberShutterstock Ilustrasi kejahatan siber

Polisi melacak transaksi keuangan di dua rekening milik Veronica. Menurut polisi, Veronica memiliki satu rekening di dalam negeri dan satunya berada di luar negeri.

"Kami sedang dalami dokumen rekening dan transaksi keuangannya. Masuknya dari mana, keluarnya untuk siapa," terang Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Selasa (10/9/2019).

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Copot Spanduk Pilwakot Solo Bergambar Gibran

Satpol PP Copot Spanduk Pilwakot Solo Bergambar Gibran

Regional
Cerita Warga yang Kekeringan, Terpaksa Mandi ke Sungai yang Airnya Bercampur Kotoran

Cerita Warga yang Kekeringan, Terpaksa Mandi ke Sungai yang Airnya Bercampur Kotoran

Regional
16 Warga Tewas dan 65 Terluka Saat Kerusuhan Pecah di Wamena, Papua

16 Warga Tewas dan 65 Terluka Saat Kerusuhan Pecah di Wamena, Papua

Regional
BMKG: Jarak Pandang akibat Kabut Asap di Wilayah Tengah Aceh Hanya 800 Meter

BMKG: Jarak Pandang akibat Kabut Asap di Wilayah Tengah Aceh Hanya 800 Meter

Regional
UGM dan Universitas Sanata Dharma Tegaskan Tak Dukung Aksi #GejayanMemanggil

UGM dan Universitas Sanata Dharma Tegaskan Tak Dukung Aksi #GejayanMemanggil

Regional
Ditahan Polisi karena Lahannya Terbakar, Ini Kata Direktur PT HBL

Ditahan Polisi karena Lahannya Terbakar, Ini Kata Direktur PT HBL

Regional
7 Fakta Kerusuhan di Wamena, Ribuan Warga Mengungsi hingga Akses Internet Dibatasi

7 Fakta Kerusuhan di Wamena, Ribuan Warga Mengungsi hingga Akses Internet Dibatasi

Regional
Pernyataan Tegas Gubernur Papua untuk Mahasiswa Pasca-kerusuhan di Wamena dan Jayapura

Pernyataan Tegas Gubernur Papua untuk Mahasiswa Pasca-kerusuhan di Wamena dan Jayapura

Regional
Sebelum Membunuh Kekasih dan Bunuh Diri, Pelaku Sempat Dipolisikan Korban

Sebelum Membunuh Kekasih dan Bunuh Diri, Pelaku Sempat Dipolisikan Korban

Regional
Dampak Kabut Asap, UMRI Pekanbaru Perpanjang Libur bagi Mahasiswa

Dampak Kabut Asap, UMRI Pekanbaru Perpanjang Libur bagi Mahasiswa

Regional
TNI yang Gugur di Jayapura Dibacok Saat Sedang Beristirahat

TNI yang Gugur di Jayapura Dibacok Saat Sedang Beristirahat

Regional
Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK, Mahasiswa Bakar Ban dan Tutup Jalan

Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK, Mahasiswa Bakar Ban dan Tutup Jalan

Regional
Ribuan Mahasiswa Purwokerto Turun ke Jalan Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

Ribuan Mahasiswa Purwokerto Turun ke Jalan Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

Regional
Rusuh di Wamena Papua, Ribuan Warga Mengungsi dan Kekurangan Makanan

Rusuh di Wamena Papua, Ribuan Warga Mengungsi dan Kekurangan Makanan

Regional
Kerusuhan Jayapura, 1 Prajurit TNI Gugur, 6 Brimob Luka-luka

Kerusuhan Jayapura, 1 Prajurit TNI Gugur, 6 Brimob Luka-luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X