Gantikan Risma dan Ikut Pilkada Surabaya 2020, 3 Kandidat Ambil Formulir ke PDI-P

Kompas.com - 08/09/2019, 16:27 WIB
Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. KOMPAS.COM/A. FAIZALKetua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono.

SURABAYA, KOMPAS.com - Jelang pemilihan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya 2020, 3 kader PDI-P disebut sudah mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PDIP Surabaya sampai Minggu (8/9/2019).

Tiga nama itu adalah Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, mantan Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji, dan Wakil Ketua DPD PDI-P Jawa Timur Eddy Tarmidi.

Penjaringan calon wali kota dan wakil wali kota oleh PDI-P Surabaya dibuka sejak 4 September lalu.

"Pengambilan formulir ditutup pada 14 September mendatang," kata Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

Penjaringan calon wali kota dan wakil wali kota pengganti Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana itu dibuka sesuai Peraturan PDIP Nomor 24 Tahun 2017 tentang Penjaringan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah.

Baca juga: PDI-P Surabaya Usulkan Whisnu Sakti Buana sebagai Pengganti Risma

"Di Surabaya, mekanisme yang diterapkan adalah penjaringan tertutup karena perolehan suara yang diperoleh PDI-P dalam Pemilihan legislatif 2019 di atas angka 25 persen," kata dia.

Selain oleh DPC PDI-P Kota Surabaya, penjaringan calon wali kota dan wakil wali kota juga dilakukan oleh pengurus di tingkat DPD PDI-P Jawa Timur.

"Keputusan terakhir ada di DPP PDI-P, semua yang menentukan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri," kata dia.

Dia memastikan tidak akan ada transaksi uang dalam penjaringan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya. Bagi PDI-P, kata Adi Sutarwijono, pemilihan wali kota adalah sarana menghasilkan pemimpin untuk kesejahteraan rakyat dan bukan transaksi politik.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKB Terus Beraksi di Nduga, Pangdam Tak akan Tarik Pasukan

KKB Terus Beraksi di Nduga, Pangdam Tak akan Tarik Pasukan

Regional
Kronologi TNI dan Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Satu Polsek Rusak, 7 Orang Luka

Kronologi TNI dan Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Satu Polsek Rusak, 7 Orang Luka

Regional
Coba Lagi Tangkap Buaya Berkalung Ban, Matt Wrigt Kembali ke Palu

Coba Lagi Tangkap Buaya Berkalung Ban, Matt Wrigt Kembali ke Palu

Regional
Kepala Sekolah Perkosa Siswinya Selama 4 Tahun, Korban Diancam Foto Bugil

Kepala Sekolah Perkosa Siswinya Selama 4 Tahun, Korban Diancam Foto Bugil

Regional
Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Regional
Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Regional
Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Regional
Pembunuhan Sadis terhadap Mertua di Sidoarjo, Gunakan Elpiji dan Gunting

Pembunuhan Sadis terhadap Mertua di Sidoarjo, Gunakan Elpiji dan Gunting

Regional
Tuntut Ungkap Kasus Pembunuhan, Mahasiswa dan Warga Bentrok dengan Polisi

Tuntut Ungkap Kasus Pembunuhan, Mahasiswa dan Warga Bentrok dengan Polisi

Regional
Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Regional
Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Regional
Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari 'Gojek Tuyul', Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari "Gojek Tuyul", Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Regional
Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Regional
Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Regional
TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X