Dalami Peran Veronica Koman, Polda Jatim Gandeng BIN hingga Interpol

Kompas.com - 04/09/2019, 16:21 WIB
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKapolda Jatim Irjen Luki Hermawan

SURABAYA, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur (Jatim) akan bekerja sama dengan banyak pihak untuk mendalami peran Veronica Koman.

Beberapa di antaranya adalah kerja sama dengan Badan Intelijen Negara ( BIN), dan kepolisian internasional ( Interpol).

"Meski identitasnya WNI, yang bersangkutan banyak aktivitas di luar negeri. Karena itu, kami akan gandeng tim Mabes Polri, Interpol, BIN, dan pihak Imigrasi untuk mendalami peran tersangka," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Polda Papua Tetapkan 5 Tersangka Baru Kasus Kerusuhan Jayapura


Veronika Koman yang merupakan seorang aktivis ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian kasus aksi protes perusakan bendera di asrama Papua, di Surabaya.

Dia ditetapkan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Selasa malam kemarin.

Menurut Luki, Veronica tidak hanya aktif mengunggah ujaran bernada provokasi di media sosial tentang isu Papua.

Namun, ia juga pernah mengundang wartawan asing untuk meliput seputar kondisi mahasiswa Papua di asrama Surabaya.

"Semua aktivitasnya tersimpan dan terekam di akun media sosialnya," kata Luki.

Saat aksi protes perusakan bendera di asrama Papua di Surabaya, pada 16 Agustus lalu, Veronica memang tidak ada di lokasi.

Namun, menurut Luki, dia aktif mengunggah ujaran yang bernada provokatif yang sebagian besar menggunakan bahasa Inggris melalui akun media sosialnya

Halaman:


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Revisi UU KPK dan KUHP, Massa Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar

Tolak Revisi UU KPK dan KUHP, Massa Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar

Regional
Bayi Ini Lahir dengan Tangan dan Kaki Berjumlah Empat

Bayi Ini Lahir dengan Tangan dan Kaki Berjumlah Empat

Regional
Pasca-kerusuhan, Akses Internet di Wamena Dibatasi

Pasca-kerusuhan, Akses Internet di Wamena Dibatasi

Regional
Terpapar Kabut Asap, Ibu Hamil 4 Bulan di Riau Bernapas Dibantu Oksigen

Terpapar Kabut Asap, Ibu Hamil 4 Bulan di Riau Bernapas Dibantu Oksigen

Regional
Satpol PP Copot Spanduk Pilwakot Solo Bergambar Gibran

Satpol PP Copot Spanduk Pilwakot Solo Bergambar Gibran

Regional
Cerita Warga yang Kekeringan, Terpaksa Mandi ke Sungai yang Airnya Bercampur Kotoran

Cerita Warga yang Kekeringan, Terpaksa Mandi ke Sungai yang Airnya Bercampur Kotoran

Regional
16 Warga Tewas dan 65 Terluka Saat Kerusuhan Pecah di Wamena, Papua

16 Warga Tewas dan 65 Terluka Saat Kerusuhan Pecah di Wamena, Papua

Regional
BMKG: Jarak Pandang akibat Kabut Asap di Wilayah Tengah Aceh Hanya 800 Meter

BMKG: Jarak Pandang akibat Kabut Asap di Wilayah Tengah Aceh Hanya 800 Meter

Regional
UGM dan Universitas Sanata Dharma Tegaskan Tak Dukung Aksi #GejayanMemanggil

UGM dan Universitas Sanata Dharma Tegaskan Tak Dukung Aksi #GejayanMemanggil

Regional
Ditahan Polisi karena Lahannya Terbakar, Ini Kata Direktur PT HBL

Ditahan Polisi karena Lahannya Terbakar, Ini Kata Direktur PT HBL

Regional
7 Fakta Kerusuhan di Wamena, Ribuan Warga Mengungsi hingga Akses Internet Dibatasi

7 Fakta Kerusuhan di Wamena, Ribuan Warga Mengungsi hingga Akses Internet Dibatasi

Regional
Pernyataan Tegas Gubernur Papua untuk Mahasiswa Pasca-kerusuhan di Wamena dan Jayapura

Pernyataan Tegas Gubernur Papua untuk Mahasiswa Pasca-kerusuhan di Wamena dan Jayapura

Regional
Sebelum Membunuh Kekasih dan Bunuh Diri, Pelaku Sempat Dipolisikan Korban

Sebelum Membunuh Kekasih dan Bunuh Diri, Pelaku Sempat Dipolisikan Korban

Regional
Dampak Kabut Asap, UMRI Pekanbaru Perpanjang Libur bagi Mahasiswa

Dampak Kabut Asap, UMRI Pekanbaru Perpanjang Libur bagi Mahasiswa

Regional
TNI yang Gugur di Jayapura Dibacok Saat Sedang Beristirahat

TNI yang Gugur di Jayapura Dibacok Saat Sedang Beristirahat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X