Tri Susanti dan Syamsul Arifin Resmi Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Kerusuhan di Asrama Papua

Kompas.com - 03/09/2019, 16:21 WIB
Tri Susanti (tengah) ditemani kuasa hukumnya di Mapolda Jatim. KOMPAS.com/A. FAIZALTri Susanti (tengah) ditemani kuasa hukumnya di Mapolda Jatim.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur resmi menahan Syamsul Arifin (SA), tersangka ujaran rasis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Tri Susanti alias Susi, tersangka ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan, penahanan terhadap kedua tersangka tersebut resmi dilakukan per hari ini, Selasa (3/9/2019).

Kedua tersangka, kata Toni, akan ditahan hingga 20 hari ke depan.

" Tri susanti termasuk juga tersangka lain yakni Syamsul Arifin (SA) kita pastikan untuk melakukan penahanan mulai dengan hari ini. Penahanan pertama di 20 hari pertama," kata Toni, Selasa (3/9/2019).

Tiga alasan penahanan

Menurut Toni, polisi memiliki tiga alasan untuk menahan dua tersangka tersebut. 

Tiga alasan itu yakni untuk mempermudah penyidikan, berpotensi mengulangi tindakan melawan hukum, serta para tersangka dikhawatirkan bisa menghilangkan barang bukti.

"Tentu ada tiga di hukum acara pidana. Pertama kekhawatiran akan mengulangi tindak pidana. Kedua kekhawatiran untuk menghilangkan barang bukti, dan ketiga berkaitan dengan menghambat proses penyidikan," ujar Toni.

Baca juga: Ini Fakta Tri Susanti, Tersangka Kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua

Tersangka diperiksa 12 jam

Sebelumnya, baik Susi dan Syamsul Arifin telah menjalani pemeriksaan selama 12 jam lamanya di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim pada Senin (2/9/2019). 

Pemeriksaan tersebut berakhir pada Selasa (3/9/2019) dini hari.

Keduanya dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Susi dijerat pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal 160 KUHP, pasal 14 ayat (1) ayat (2) dan pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Tasikmalaya, 2 Desa Terisolir, 1 Pengendara Motor Tertimbun

Longsor Landa Tasikmalaya, 2 Desa Terisolir, 1 Pengendara Motor Tertimbun

Regional
Arab Saudi Stop Kunjungan Umrah, Ganjar Minta Jangan Sampai Calon Jamaah Dirugikan

Arab Saudi Stop Kunjungan Umrah, Ganjar Minta Jangan Sampai Calon Jamaah Dirugikan

Regional
Batal Berangkat Umrah, Calon Jemaah Kecewa karena Sudah Gelar Syukuran

Batal Berangkat Umrah, Calon Jemaah Kecewa karena Sudah Gelar Syukuran

Regional
Pasca-Bentrok di Tapanuli Utara, Polisi dan TNI Saling Bermaafan

Pasca-Bentrok di Tapanuli Utara, Polisi dan TNI Saling Bermaafan

Regional
Ternak Babi yang Mati di Kabupaten TTU Bertambah Menjadi 912 Ekor

Ternak Babi yang Mati di Kabupaten TTU Bertambah Menjadi 912 Ekor

Regional
Umrah Ditangguhkan, Khofifah: Kami Upayakan Tidak Ada Pihak Dirugikan

Umrah Ditangguhkan, Khofifah: Kami Upayakan Tidak Ada Pihak Dirugikan

Regional
Ditemukan Banyak Pasir dalam Perut Hiu Paus yang Mati Terdampar di Pantai Kulon Progo

Ditemukan Banyak Pasir dalam Perut Hiu Paus yang Mati Terdampar di Pantai Kulon Progo

Regional
7 Pelaku Pencurian Traktor di Banjar Ditangkap, 4 Ditembak

7 Pelaku Pencurian Traktor di Banjar Ditangkap, 4 Ditembak

Regional
KKB Terus Beraksi di Nduga, Pangdam Tak akan Tarik Pasukan

KKB Terus Beraksi di Nduga, Pangdam Tak akan Tarik Pasukan

Regional
Kronologi TNI dan Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Satu Polsek Rusak, 7 Orang Luka

Kronologi TNI dan Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Satu Polsek Rusak, 7 Orang Luka

Regional
Coba Lagi Tangkap Buaya Berkalung Ban, Matt Wrigt Kembali ke Palu

Coba Lagi Tangkap Buaya Berkalung Ban, Matt Wrigt Kembali ke Palu

Regional
Kepala Sekolah Perkosa Siswinya Selama 4 Tahun, Korban Diancam Foto Bugil

Kepala Sekolah Perkosa Siswinya Selama 4 Tahun, Korban Diancam Foto Bugil

Regional
Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Regional
Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Regional
Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X