Kasus Penipuan Haji, Polisi Sebut Syaifullah Hanya Mengaku Pegawai Kemenag

Kompas.com - 13/08/2019, 16:00 WIB
Korban penipuan jamaah haji saat diperiksa di Mapolda Jatim Senin (5/8/2019) malam Dok. Humas Polda JatimKorban penipuan jamaah haji saat diperiksa di Mapolda Jatim Senin (5/8/2019) malam

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi memastikan, Syaifullah yang merupakan salah satu pelaku penipuan jemaah haji bukan sebagai pegawai Kementerian Agama (Kemenag).

Menurut polisi, Syaifullah hanya mengaku sebagai pegawai Kemenag dan dekat dengan pejabat Kemenag.

"Nama Syaifullah ini hanya mengaku sebagai pegawai Kemenag saja. Kami sudah cek, tidak ada nama yang bersangkutan di Kemenag," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mengera, Selasa (13/8/2019).

Menurut Barung, tim polisi sampai saat ini terus memburu pemilik nama Syaifullah itu ke sejumlah daerah.

"Kami juga sudah tetapkan Syaifullah ini DPO," ujar Barung.

Baca juga: Korban Penipuan Haji Disebut Bisa Berangkat karena Pakai Kuota Pejabat

Polisi mendeteksi sebagian aliran dana dari tersangka Martudji Djunaidi kepada Syaifullah.

Kepada Djunaidi, Syaifullah mengaku pegawai Kemenag yang dekat dengan pejabat penyelenggara haji.

Djunaidi sebelumnya sudah ditetapkan tersangka oleh polisi dalam kasus penipuan jemaah haji.

Para korban mengaku sudah membayar dari Rp 5 juta hingga Rp 35 juta kepada Djunaidi.

Pembayaran itu untuk mempercepat pemberangkatan haji tahun ini.

Baca juga: 5 Fakta Penipuan 51 Calon Jemaah Haji di Surabaya, Biaya Tambahan Rp 35 Juta hingga Naik Bus ke Asrama Haji

Terdapat 51 jemaah haji yang menjadi korban penipuan oleh tersangka Djunaidi.

Mereka yang tercatat sebagai jemaah haji dalam antrean panjang bersedia membayar sejumlah uang agar dapat berangkat tahun ini.

Namun, rombongan ini tertahan sebelum masuk ke asrama haji Sukolilo, Surabaya, karena ternyata nama-nama mereka tidak terdaftar.

Salah satu korban mengaku dijanjikan berangkat menggunakan kuota pejabat agar bisa berangkat tahun ini.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Regional
Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Regional
Prosesi Adat Moloopu Sambut Brigjen Pol Wahyu Widada Sebagai Kapolda Gorontalo

Prosesi Adat Moloopu Sambut Brigjen Pol Wahyu Widada Sebagai Kapolda Gorontalo

Regional
Rumah Soekarno di Kampung Lawang Seketeng Surabaya Jadi Wisata Sejarah

Rumah Soekarno di Kampung Lawang Seketeng Surabaya Jadi Wisata Sejarah

Regional
Peringati HKN, Ada 'Screening' Talasemia Gratis di Banda Aceh

Peringati HKN, Ada "Screening" Talasemia Gratis di Banda Aceh

Regional
Pemkab Kudus Terima Opini WTP meski Bupati Kena OTT

Pemkab Kudus Terima Opini WTP meski Bupati Kena OTT

Regional
Fakta Baru 3 WNA Hilang di Pulau Sangiang, Diduga Warga China hingga Masih Dilakukan Identifikasi

Fakta Baru 3 WNA Hilang di Pulau Sangiang, Diduga Warga China hingga Masih Dilakukan Identifikasi

Regional
 Dieksploitasi untuk Tambang Mineral dan Batu Bata, 55 Pulau Kecil Terancam Hilang

Dieksploitasi untuk Tambang Mineral dan Batu Bata, 55 Pulau Kecil Terancam Hilang

Regional
Perekam 'Fitting Room' di Mal Simpan 6 Video Konsumen Perempuan Saat Coba Baju

Perekam "Fitting Room" di Mal Simpan 6 Video Konsumen Perempuan Saat Coba Baju

Regional
Lapak Dieksekusi, PKL Akan Mengadu ke Keraton Yogyakarta

Lapak Dieksekusi, PKL Akan Mengadu ke Keraton Yogyakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X