Korban Penipuan Haji Disebut Bisa Berangkat karena Pakai Kuota Pejabat

Kompas.com - 12/08/2019, 15:57 WIB
Korban penipuan jamaah haji saat diperiksa di Mapolda Jatim Senin (5/8/2019) malam Dok. Humas Polda JatimKorban penipuan jamaah haji saat diperiksa di Mapolda Jatim Senin (5/8/2019) malam

 

SURABAYA, KOMPAS.com - Korban penipuan haji di Surabaya dijanjikan cepat berangkat ke tanah suci karena menggunakan kuota pejabat. Para korban juga tidak menjalani kegiatan manasik seperti jamaah haji pada umumnya.

Kepada KOMPAS.com, salah seorang korban perempuan asal Surabaya berinisial K (29), mengaku hanya mendengar jika rombongannya yang diberangkatkan haji menggunakan jatah atau kuota pejabat yang dijual.

"Saya dengar memanfaatkan kuota pejabat, langsung berangkat tanpa manasik," kata perempuan yang enggan disebut nama jelas dan alamatnya itu melalui sambungan telepon, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Kasus Penipuan 51 Jemaah Calon Haji, Polisi Periksa Staf Kemenag Jatim

Pelaku penipuan yang menawarkan jasa juga meminta para korbannya untuk berangkat diam-diam karena mereka berangkat melalui jalur khusus.

Karena itu, K tidak menggelar tasyakuran besar-besaran sebelum berangkat di rumahnya, seperti jamaah haji pada umumnya.

"Hanya keluarga inti saja, selamatan kecil-kecilan," jelasnya.

K yang akan berangkat bersama suaminya itu juga sempat kaget saat diberitahu oleh orangtuanya bahwa dia dan suaminya akan berangkat haji tahun ini.

Karena dia dan suaminya, dalam antrean, tercatat jamaah calon haji yang akan diberangkatkan tahun 2042 mendatang.

Dia dan suami mengaku tidak tahu menahu bagaimana proses sehingga dia bersama puluhan orang lainnya gagal berangkat haji tahun ini, termasuk berapa uang yang sudah disetor kepada pelaku penipuan yang saat ini sudah ditetapkan tersangka oleh polisi.

"Karena semua yang mengurusi itu orangtua saya. Saya hanya kaget dapat info sebulan sebelum berangkat. Saya juga belum ada persiapan," terangnya.

Baca juga: Kemenag Jatim Dalami Dugaan Keterlibatan ASN Terkait Penipuan 51 Jemaah Haji

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X