Banyak Rebut Aset Pemkot, Khofifah Penasaran "Wirid" yang Dibaca Risma

Kompas.com - 19/07/2019, 07:23 WIB
Gubernur Khofifah dan Wali Kota Risma saat menghadiri acara penyerahan aset YKP di Kejati Jatim, Kamis (18/7/2019) A. FAIZALGubernur Khofifah dan Wali Kota Risma saat menghadiri acara penyerahan aset YKP di Kejati Jatim, Kamis (18/7/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa penasaran dengan wirid (bacaan) yang dibaca Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sehingga berhasil mengembalikan banyak aset Pemkot Surabaya yang dikuasai pihak lain.

"Saya penasaran, Bu Risma ini bacaan wiridnya apa, kok bisa sampai banyak mengembalikan aset pemkot yang hilang," kata Khofifah saat menyaksikan penyerahan aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (18/7/2019).

Bagi Khofifah, Pemkot Surabaya berhasil mengembalikan Gelora Pancasila di Jalan Indragiri itu saja sudah "sesuatu".

"Apalagi sekarang bisa mengembalikan aset YKP, tentu sangat "sesuatu" sekali karena nilainya luar biasa," terang Khofifah.

Baca juga: Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Sebagai mantan menteri dan anggota DPR, Khofifah mengaku sangat mengetahui bagaimana susahnya mengembalikan aset pemerintah yang sudah dikuasai pihak lain, namun di tangan Wali Kota Risma, semua urusan tersebut dimudahkan oleh Tuhan.

Provinsi Jawa Timur sendiri kata dia, saat ini sedang mendata berapa aset yang lepas dan kini dikuasai pihak lain.

"Catatan sementara ada 16 aset yang lepas, nanti kami akan meminta kejaksaan untuk membantu mengembalikan," ujarnya.

Khofifah mengaku bangga karena Jawa Timur menginisiasi deklarasi gerakan pengembalian aset pemerintah dengan jaksa.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sebut Pidato Jokowi Bangun Optimisme Bangsa

 

Deklarasi itu selain dilakukan sejumlah kepala daerah, juga dilakukan oleh kepala kejaksaan negeri dan kepala badan pertanahan nasional seluruh Jawa Timur.

Seperti diberitakan, atas laporan Risma, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menyelidiki dugaan penyalahgunaan aset YKP yang disebut milik Pemkot Surabaya.

Di tengah penyelidikan, pengurus YKP bersedia mundur dari kepengurusan dan menyerahkannya kepada Pemkot Surabaya berikut aset-asetnya yang bernilai triliunan rupiah. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
Tata Janeeta: Saya Bukan Member MeMiles, Hanya Diundang Menyanyi, Dicancel Lagi

Tata Janeeta: Saya Bukan Member MeMiles, Hanya Diundang Menyanyi, Dicancel Lagi

Regional
Kepala BNBP Sebut Kecilnya Drainase Penyebab Sawah Terendam Banjir di Samarinda

Kepala BNBP Sebut Kecilnya Drainase Penyebab Sawah Terendam Banjir di Samarinda

Regional
Viral Iuran bagi Warga Non-Pribumi di Surabaya: Pemkot Temui RT-RW Bangkingan, Ini Hasilnya

Viral Iuran bagi Warga Non-Pribumi di Surabaya: Pemkot Temui RT-RW Bangkingan, Ini Hasilnya

Regional
Buron 9 Tahun, WNA Pembunuh Sekeluarga di Pakistan Ditangkap di Asahan

Buron 9 Tahun, WNA Pembunuh Sekeluarga di Pakistan Ditangkap di Asahan

Regional
Anggota DPRD Ngaku Temukan Bangkai Babi di IPAL Kabupaten Semarang

Anggota DPRD Ngaku Temukan Bangkai Babi di IPAL Kabupaten Semarang

Regional
Tidak Perlu Capek Mendaki, Akan Ada Kereta Gantung di Rinjani

Tidak Perlu Capek Mendaki, Akan Ada Kereta Gantung di Rinjani

Regional
Keponakan Aniaya Paman hingga Tewas, Pelaku: Saya Kesal karena Istri Sering Diintip dan Dipeluk-peluk

Keponakan Aniaya Paman hingga Tewas, Pelaku: Saya Kesal karena Istri Sering Diintip dan Dipeluk-peluk

Regional
Underpass di Kulon Progo Tergenang Jadi Kolam Renang dan Tempat Wisata

Underpass di Kulon Progo Tergenang Jadi Kolam Renang dan Tempat Wisata

Regional
Anggota Brimob dan Warga yang Terlibat Kericuhan di Polewali Mandar Berdamai

Anggota Brimob dan Warga yang Terlibat Kericuhan di Polewali Mandar Berdamai

Regional
Anggota KKB Intan Jaya Berstatus Komandan Operasi Tewas Ditembak

Anggota KKB Intan Jaya Berstatus Komandan Operasi Tewas Ditembak

Regional
Pria Ini Menagis Menyesal Telah Menyetubuhi Kedua Putrinya

Pria Ini Menagis Menyesal Telah Menyetubuhi Kedua Putrinya

Regional
Cerita Alwan, Siswa SMK yang Bikin Tangan Robot dari Plastik dan 'Powerbank'

Cerita Alwan, Siswa SMK yang Bikin Tangan Robot dari Plastik dan "Powerbank"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X