Alat Pemeriksa Ponsel Vanessa Angel Dipamerkan di HUT Bhayangkara

Kompas.com - 11/07/2019, 11:07 WIB
Perangkat digital pemeriksa ponsel Vanessa Angel milik Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya A. FAIZALPerangkat digital pemeriksa ponsel Vanessa Angel milik Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com — Polda Jawa Timur memamerkan sejumlah peralatan kerja saat peringatan HUT Bhayangkara Ke-73 di Lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Rabu (10/7/2019) malam. Salah satunya, perangkat pemeriksa isi ponsel dan perangkat pemeriksa serpihan bom.

Perangkat pemeriksa isi ponsel bernama Celebrite Ufed Touch. Perangkat digital itu adalah salah satu koleksi Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Surabaya.

"Alat ini yang digunakan memeriksa ponsel Vanessa Angel dalam kasus pelanggaran UU ITE," kata Kepala Urusan Narkoba Forensik Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya AKP Yuli Khrisna, di stan Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya.

Baca juga: Polisi Tunggu Hasil Labfor Terkait Terbakarnya Asrama TNI

Baca juga: Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kasus Mutilasi untuk Buktikan Keterangan Pelaku

Artis Vanessa Angel sebelumnya pernah menjalani proses hukum di Mapolda Jawa Timur. Dari rangkaian kasus prostitusi online yang diungkap polisi, artis peran itu dijerat pasal pelanggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) karena disebut mengirimkan konten asusila.

Akhir Juni lalu, Vanessa divonis 5 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Surabaya.

Perangkat digital buatan Inggris itu, menurut Yuli, bisa mengakses semua aktivitas ponsel dari SMS, chatting, suara, video, dan aktivitas aplikasi lain. Perangkat dilengkapi beragam bentuk konektor penghubung.

"Saat ponsel tersambung dengan konektor, semua isi ponsel bisa diakses melalui layar monitor laptop. Bahkan, aktivitas yang sudah dihapus di ponsel," ujar Yuli.

Alat tersebut kerap digunakan jika suatu penyidikan kasus memerlukan informasi atau bukti dari ponsel terduga pelaku atau korban.

"Semua informasi dari ponsel bisa diakses melalui alat ini karena prinsipnya di semua ponsel saat nomor ponsel diregistrasi, semua aktivitas pasti bisa diakses," kata Yuli.

Selain Celebrite Ufed Touch, juga dipamerkan beragam perangkat bersifat portable, seperti perangkat pendeteksi gas untuk mendeteksi aroma gas, perangkat pemeriksa uang palsu, pemeriksa jenis narkoba, hingga perangkat pemeriksa serpihan bom bernama Sabre 4000 dan FT IR.

"Alat ini digunakan untuk mendeteksi serpihan bom yang diledakkan di sejumlah lokasi di Surabaya beberapa waktu lalu," kata Yuli.

Baca juga: Polisi di Bandung Meninggal Usai Upacara Hari Bhayangkara

Semua peralatan di Labfor Polri adalah peralatan yang mendukung kinerja penyidikan polisi dengan pendekatan penyidikan berbasis ilmiah.

"Yang kami bawa di stan hanya peralatan yang bersifat portable. Di kantor masih banyak peralatan yang berukuran besar," ujar Yuli.

Baca juga: Bhayangkara Dipilih dari Nama Pasukan Elite Majapahit Pimpinan Mahapatih Gajah Mada



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Sikat dan Bakar Bendera Merah Putih, Wanita Ini Ingin Cari Perhatian Dunia

Regional
'Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang'

"Saya Diancam Mau Dipecahkan Kepala dengan Palu Sidang"

Regional
Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Oknum Polisi Diduga Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel

Regional
19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

19 Tahun Istri Tercinta Alami Kelumpuhan, Koestomo Si Tukang Sepatu: Saya Akan Terus Merawatnya

Regional
'Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat'

"Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat"

Regional
Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Regional
Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Regional
Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Regional
Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Regional
'Sudah 3 Kali Kami Menemui Mereka agar Mau Tes Swab, Mati-matian Mereka Menolak'

"Sudah 3 Kali Kami Menemui Mereka agar Mau Tes Swab, Mati-matian Mereka Menolak"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pemilik PO Pelangi Diduga Jadi Pengendali Narkoba | Gadis Berjilbab Ditemukan Nyaris Telanjang di Hutan, Ini Keterangan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Pemilik PO Pelangi Diduga Jadi Pengendali Narkoba | Gadis Berjilbab Ditemukan Nyaris Telanjang di Hutan, Ini Keterangan Polisi

Regional
Gadis ABG Dicabuli Pengurus Rumah Aman, Dilakukan Berulang Kali di Hadapan Teman Korban

Gadis ABG Dicabuli Pengurus Rumah Aman, Dilakukan Berulang Kali di Hadapan Teman Korban

Regional
9.000 Pegawai Pemda DIY Jalani Rapid Test

9.000 Pegawai Pemda DIY Jalani Rapid Test

Regional
Walhi Sulsel Ungkap Fakta Dibalik Tambang Pasir di Pulau Kodingareng Makassar

Walhi Sulsel Ungkap Fakta Dibalik Tambang Pasir di Pulau Kodingareng Makassar

Regional
Rusunawa Bener Yogyakarta Jadi Shelter Isolasi OTG Covid-19

Rusunawa Bener Yogyakarta Jadi Shelter Isolasi OTG Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X