Sudah Pulih, Risma Mulai Turun Lapangan Tinjau Sekolah

Kompas.com - 08/07/2019, 19:38 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Pemkot Surabaya meninjau bangunan di SMP Negeri 3 Surabaya, Senin (8/7/2019). Dok. Pemkot SurabayaWali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Pemkot Surabaya meninjau bangunan di SMP Negeri 3 Surabaya, Senin (8/7/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah melakukan kegiatan di lapangan setelah kondisi kesehatannya pulih.

Saat meninjau berbagai proyek dan sekolah-sekolah di Surabaya, Risma juga sudah tidak mengenakan kursi roda.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Pemerintah Kota Surabaya, Robben Rico yang turut mendampingi Risma melakukan kegiatan lapangan, Senin (8/7/2019).

Risma, kata Robben, secara khusus meninjau SMP Negeri 3 Surabaya untuk mengetahui kondisi gedung sekolah yang sudah tua dan perlu direnovasi.

"Ibu meminta dalam hal ini Dinas Cipta Karya melakukan rehabilitasi gedung-gedung, terlebih yang posisinya cagar budaya," kata Robben, Senin.

Baca juga: Kriteria PKB untuk Calon Pengganti Risma di Surabaya

Menurut dia, sekolah yang terletak di Jalan Praban itu merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dulunya bernama Meer Uitgebreid Lager Ondowijs (MULO) atau sekolah setara SMP pada zaman penjajahan Belanda.

Selain meninjau bangunan gedung, lanjut Robben, Risma juga meninjau beberapa ruang kelas yang butuh perbaikan.

"Beberapa ruangan memang perlu diperbaiki, seperti kelas dilakukan cat ulang dan perbaikan lainnya," ujar dia.

Ia menyampaikan, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu akan memenuhi kebutuhan dan keperluan yang kurang dari SMP Negeri 3 Surabaya.

Salah satunya adalah lapangan olahraga untuk menunjang aktivitas siswa di sekolah. Lapangan itu nantinya bisa digunakan untuk bermain sepak bola, voli, dan kegiatan olahraga lainnya.

Sebab, kata dia, Risma ingin semua sekolah di Surabaya memiliki kualitas yang sama.

Selain itu, ia menyebut Risma juga ingin menambah luas lahan sekolah dengan membeli lahan yang berada di dekat sekolah ke pemiliknya.

"Nanti bisa digunakan untuk kegiatan ekstra kulikuler. Intinya digunakan untuk mengembangkan sekolah," kata dia.

Baca juga: 2 Hari Pulang dari Rumah Sakit, Risma Terima Kunjungan dari Lemhanas

Seperti diketahui, wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu resmi meninggalkan rumah sakit pada Rabu (3/7/2019) pukul 12.24 WIB.

Kesehatan Risma sempat menurun dan dilarikan ke RSUD Dr M Soewandhie pada Selasa (25/6/2019) pagi. Malam harinya, Risma kemudian dipindahkan ke RSUD Dr Soetomo untuk mendapat perawatan intensif di ruang ICU.

Sepekan berada di ruang ICU, kondisi Risma membaik dan dipindahkan ke ruang rawat inap di Gedung Graha Amerta.

Dari hasil diagnosis dokter yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Febria Rachmanita, Risma mengalami sesak napas atau asma, mag akut serta kelelahan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Peti Jenazah Pelajar SMA Dipikul 6 Pemuda Seberangi Sungai, Menginap Semalam karena Banjir

Regional
Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Respons Walkot Pontianak Soal Polusi di Kotanya Disebut Terburuk Keempat di Asia Tenggara

Regional
Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Soal Dana Desa, Mendagri Tito Minta Aparat Tak Langsung Tindak Kades yang Salah Administrasi

Regional
Pembunuhan Sadis terhadap Mertua di Sidoarjo, Gunakan Elpiji dan Gunting

Pembunuhan Sadis terhadap Mertua di Sidoarjo, Gunakan Elpiji dan Gunting

Regional
Tuntut Ungkap Kasus Pembunuhan, Mahasiswa dan Warga Bentrok dengan Polisi

Tuntut Ungkap Kasus Pembunuhan, Mahasiswa dan Warga Bentrok dengan Polisi

Regional
Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Regional
Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Regional
Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari 'Gojek Tuyul', Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari "Gojek Tuyul", Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Regional
Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Regional
Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Regional
TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

Regional
Wagub Uu Bakal Bentuk Santri Siaga Bencana di setiap Pesantren

Wagub Uu Bakal Bentuk Santri Siaga Bencana di setiap Pesantren

Regional
Soal Penangguhan Umrah, Khofifah Minta Jamaah Hormati Keputusan Arab Saudi

Soal Penangguhan Umrah, Khofifah Minta Jamaah Hormati Keputusan Arab Saudi

Regional
Siswi SMA Jadi Korban Tewas Kesembilan akibat DBD di Sikka

Siswi SMA Jadi Korban Tewas Kesembilan akibat DBD di Sikka

Regional
2.861 KK di Cilacap Terdampak Banjir, BPBD Siapkan 8 Titik Pengungsian

2.861 KK di Cilacap Terdampak Banjir, BPBD Siapkan 8 Titik Pengungsian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X