Kisah Sukinah, Nenek 93 Tahun, Menunggu 6 Tahun untuk Berangkat Haji

Kompas.com - 05/07/2019, 20:13 WIB
Sukinah, calon haji asal Magetan, yang berusia 93 tahun Sukinah, calon haji asal Magetan, yang berusia 93 tahun

KOMPAS.com - Sukinah, seorang nenek asal Magetan, Jawa Timur, bersyukur setelah mendapat kabar namanya masuk dalam daftar calon haji di kelompok terbang (kloter) pertama. 

Penantian selama 6 tahun Sukimah pun terbayarkan. Selain itu, Sukinah juga tercatat sebagai calon haji tertua dengan usia 93 tahun di kelompo terbang pertama calon haji tahun 2019.

"Daftarnya enam tahun, ke sini sama anak sama mantu berangkat. Didampingi. Umurnya 93 tahun" kata Sukinah di Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Sabtu (6/7/2019), seperti dilansir dari Tribunnews.

Baca juga: Kisah Algojo Cambuk di Aceh, Tubuh Bergetar Saat Jadi Eksekutor hingga Identitas yang Dirahasiakan

Senyum kebahagiaan seakan tak lepas dari wajah Sukinah. Sambil duduk di kursi roda, Sukinah berharap dirinya selalu diberi kesehatan selama di tanah suci dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga. 

"Saya sudah siap kesehatan, semoga diberi keselamatan, panjang umur bisa kembali dapat kumpul dengan keluarga saya," kata Sukinah.

Seperti diketahui, Sukinah masuk dalam rombongan kloter I, yang akan berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (6/7/2019).

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: Kisah Nenek Sukinah, CJH 93 Tahun Asal Magetan, Berharap Diberi Kesehatan Selama di Tanah Suci (Titis Jati Permata)

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Tak Kenakan Masker di NTB, Siap-siap Didenda Rp 500.000

Regional
3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

3 Pelajar SMA yang Rampok Toko Emas Tetap Terima Pelajaran dari Dalam Penjara

Regional
Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Sebelum Meninggal Positif Covid-19, Guru SMPN 1 Dolopo Jalan-jalan Bersama Keluarga ke Solo

Regional
Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Awalnya Menolak, Wali Kota Batam Bersedia Tes Swab dan Hasilnya Negatif

Regional
Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Korban Arisan HA dari Berbagai Kalangan, Mulai Petani hingga ASN

Regional
Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Nenek yang Berkurban dari Hasil Menabung 15 Tahun Dihadiahi Umrah Gratis

Regional
YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

Regional
Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Palembang Tetapkan 3 Rute Jalur Khusus Sepeda

Regional
Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Regional
Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Regional
Duduk Perkara YouTuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara YouTuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X