Ahmad Dhani: BPN dan Rakyat Alam Semesta Kawal KPU

Kompas.com - 23/04/2019, 16:17 WIB
Ahmad Dhani datang ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk menghadiri sidang lanjutan perkara ujaran kebencian, Selasa (23/4/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALAhmad Dhani datang ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk menghadiri sidang lanjutan perkara ujaran kebencian, Selasa (23/4/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Ahmad Dhani, terdakwa perkara ujaran kebencian melalui vlog idiot, mengucapkan kalimat singkat kepada wartawan saat dikawal berjalan menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/4/2019).

Kalimat singkat itu berupa pesan kepada Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi agar mengawal penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"BPN dan rakyat alam semesta, kawal KPU," kata musisi tersebut.

Baca juga: Sempat Ditunda, Tuntutan Kasus Vlog Idiot Ahmad Dhani Dibacakan Hari Ini

Menaiki mobil tahanan, Ahmad Dhani tiba di Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuno, tepat pukul 14.12 WIB, molor dari jadwal semula pukul 13.00 WIB.

Polisi memberlakukan pengamanan cukup ketat untuk mengawal kedatangan suami Mulan Jameela itu di ruangan sidang.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya ikut mengamankan kedatangan Dhani.

Baca juga: Ahmad Dhani dan Artis VA Nyoblos di TPS Bui

Ahmad Dhani tercatat sebagai salah satu tokoh musisi pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dia juga tercatat sebagai calon legislatif untuk DPR RI melalui Partai Gerindra untuk daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo.

Dalam perkara ujaran kebencian melalui vlog idiot, jaksa mendakwa Ahmad Dhani melanggar Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Begini Cara Polisi Ajari Santri Deteksi Berita Hoaks

Regional
Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X