Jaga Kotak Suara, PDIP Surabaya Minta Kadernya Tidur di Kantor Kelurahan dan Kecamatan

Kompas.com - 16/04/2019, 17:29 WIB
Wisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - PDIP Kota Surabaya, mengintruksikan kader dan pengurusnya untuk tidur di kantor kelurahan dan kecamatan di Surabaya.

Intruksi itu demi mengamankan suara hasil pemungutan suara Pemilu 2019 di wilayah Surabaya.

"Kader PDIP harus menjaga suara mulai dari TPS, kantor kelurahan, kecamatan hingga KPU Kota Surabaya. Kalau perlu mereka tidur di kantor keluarahan atau kecamatan sampai proses rekapitulasi selesai," kata Whisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Sekjen PDIP Tegaskan Bakal Tetap Investigasi Poster Jokowi Raja

PDIP Kota Surabaya kata dia, berkepentingan menjaga hasil rekapitulasi suara Pileg maupun Pilpres 2019.

"Suara rakyat adalah suara tuhan, harus murni apa adanya, tanpa dirubah sedikitpun oleh tangan-tangan," jelas Wakil Wali Kota Surabaya ini.

Pihaknya berharap kepada KPU dan Bawaslu, untuk menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan penuh integritas, serta berani menolak pesanan dari siapapun yang ingin mengubah hasil suara Pemilu 2019.

Baca juga: PDIP: Kami Tidak Tergoda dengan Kampanye Negatif

PDIP Surabaya sendiri mengirim saksi resmi di tingkat TPS, PPK Kecamatan, dan PPK tingkat Kota Surabaya, sebanyak 16.670 saksi untuk mengamankan suara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, dan suara 68 total caleg DPRD Kota Surabaya, DPRD Jawa Timur, maupun DPR RI.

Selain mematok target menang 80 persen untuk Pilpres di Kota Surabaya, Wisnu juga mematok target 30 kursi di DPRD Kota Surabaya, hasil Pileg 2019.

Jumlah itu meningkat 2 kali lipat dari kursi yang dimiliki saat ini sebanyak 15 kursi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X