Slank, Mahfud MD, Yusuf Mansur Akan Gelar Konser Ngaji Kebangsaan di Surabaya

Kompas.com - 05/04/2019, 08:55 WIB
Konser Slank dan Ngaji Kebangsaan bersama Mahfud Md dan Ustaz Yusuf Mansur akan digelar di Lapangan Kodam V/Brawijaya pada Minggu (7/4/2019). Dok. Hendra KusumaKonser Slank dan Ngaji Kebangsaan bersama Mahfud Md dan Ustaz Yusuf Mansur akan digelar di Lapangan Kodam V/Brawijaya pada Minggu (7/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Menyambut Slankers Day serta mengiringi berlangsungnya pesta demokrasi 2019, Slank Fans Club (SFC) Surabaya bekerja sama dengan sejumlah pihak akan menggelar Ngaji Kebangsaan bareng Prof Mahfud MD, Ustadz Yusuf Mansyur dan Slank.

Ngaji kebangsaan kali ini akan digelar di Lapangan Kodam V/Brawijaya pada Minggu (7/4/2019) pukul 19.00 WIB.

"Kita perlu membangun rasa percaya diri untuk saling menghormati di tengah perbedaan. Slankers ingin semua memasuki pesta demokrasi ini dengan penuh kegembiraan," kata Ketua SFC Surabaya Hendra Kusuma melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Wakil Ketua Tim Kampanye Sebut Yusuf Mansur Perkuat Pasangan Jokowi-Maruf

Sebelumnya, Hendra mengaku telah berdiskusi dengan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk mewujudkan konser Slank dan Ngaji Kebangsaan di Surabaya.

Gus Ipul sebagai Dewan Penasihat SFC Surabaya, kata Hendra, mendukung kegiatan tersebut.

"Kami diskusi banyak dengan Gus Ipul, sehingga atas dukungan dan inisiasi Gus Ipul lahirlah Ngaji kebangsaan ini, yang juga didukung teman-teman persatuan radio dan TV publik daerah serta teman-teman OI," ujar Hendra.

Ia menilai, melalui konser Slank dan Ngaji Kebangsaan diharapkan bisa menghadirkan kegembiraan dan akan lahir pemikiran yang waras dan dilandasi hati yang tenang.

Baca juga: Slank Persembahkan 9 Lagu Saat Konser Kebangsaan di Semarang

SFC, lanjut dia, menginginkan pesta demokrasi kali ini penuh dengan ketenangan dan memilih sesuai pilihan masing-masing.

Menurut Hendra, Ngaji Kebangsaan ini pada dasarnya menimba ilmu dari orang-orang yang punya kapasitas di bidangnya masing-masing.

Slankers ingin musik menjadi pemersatu dan sekaligus mendapatkan pencerahan dari tokoh sekelas Prof Mahfud MD dan Ustadz Yusuf Mansyur yang bisa menjadi contoh bagi publik.

"Ini akan terasa istimewa ada Slank sepanggung dengan Prof Mahfud MD dan Ustadz Yusuf Mansyur. Tapi juga saya mendengar Mas Abdee Negara juga akan ikut memeriahkan spesial konser kali ini," ujar dia.

Baca juga: Ini Alasan Mahfud MD Laporkan Akun Twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten

Sekadar diketahui, Abdee Negara belakangan ini sudah jarang main sepanggung dengan Slank.

Yang pasti, kata Hendra, kegiatan ini adalah bagian dari upaya dan kontribusi Slankers untuk membangun solidaritas dan kerukunan lewat musik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X