Kasus Pembobolan Soal UNBK, Polisi Bakal Periksa 7 Siswa SMP

Kompas.com - 10/05/2018, 22:04 WIB
Suasana di SMPN 54 Surabaya, Jumat (27/4/2018) siang. Surabaya.tribunnews.com/Nuraini FaiqSuasana di SMPN 54 Surabaya, Jumat (27/4/2018) siang.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pendalaman kasus pembobolan soal UNBK SMP di Surabaya terus dilakukan polisi. Dalam waktu dekat, polisi akan memeriksa 7 siswa yang memperoleh fasilitas khusus mendapatkan soal UNBK yang dibobol dan sudah dikerjakan sebelumnya.

"Pekan depan kami akan datangkan 7 siswa yang dimaksud. Mereka diperiksa sebagai saksi dan tentu saja akan didampingi masing-masing orangtuanya," kata Kepala Unit Tindak Pidana Ekonomi, Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Dimas Ferry Anuraga, dikonfirmasi, Kamis (10/5/2018) malam.

Pemeriksaan kepada 7 siswa tersebut, karena polisi ingin mendalami motif pembobolan soal UNBK SMP, dan mendalami keterlibatan orangtua siswa.

"Karena tersangka kepala sekolah mengaku ingin membalas kebaikan orangtua ketujuh siswa dalam kapasitasnya sebagai komite sekolah," ucapnya.

Baca juga: Soal UNBK Disadap, Kepala Sekolah di Surabaya Jadi Tersangka

Selain memeriksa 7 siswa, polisi juga akan memeriksa 2 pegawai lembaga bimbingan belajar milik tersangka KE, yang mengerjakan soal UNBK SMP setelah dibobol oleh IM dan TH dari 5 komputer yang berada di laboratorium SMPN 54 Surabaya, akhir April lalu.

Seperti diberitakan, KE memberi perintah kepada 2 pegawai sekolah IM dan TH untuk membobol soal UNBK SMP sebelum UNBK digelar. Setelah dikerjakan oleh pegawai lembaga bimbingan belajar, jawaban soal itu diberikan kepada 7 siswa SMPN 54.

Ketujuh siswa itu juga diberi waktu khusus untuk mengerjakan soal UNBK, berbeda dengan waktu semua peserta UNBK SMP.

Kepada polisi, KE beralasan ingin mengucapkan terima kasih kepada 7 wali murid siswa dimaksud, karena telah membantu menyelesaikan permasalahan sekolah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki 'Minggir Bos'

Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki "Minggir Bos"

Regional
Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Regional
Ini Alasan Suku Baduy Minta Kawasannya Dihapus dari Lokasi Tujuan Wisata

Ini Alasan Suku Baduy Minta Kawasannya Dihapus dari Lokasi Tujuan Wisata

Regional
Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X