Istri Terjaring Razia, Suami Laporkan Kepala Dinas Sosial ke Polisi

Kompas.com - 28/02/2018, 18:56 WIB
Ditahan. shutterstockDitahan.

SURABAYA, KOMPAS.com - Aksi razia rutin oleh personel gabungan Pemkot Surabaya berujung masalah hukum. Suami dari salah satu perempuan yang diamankan saat razia melaporkan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya ke Polda Jatim atas tuduhan pencemaran nama baik.

Warga Surabaya bernama Anto Nurkholis melaporkan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Kepala UPT Liponsos Keputih Surabaya dan Kepala UPT Liponsos Kediri.

"Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (28/2/2018).

(Baca juga: Dosen Penyebar Hoaks Sudah 5 Tahun Jadi Anggota The Family MCA)

Dalam laporannya disebutkan, Ani Masdiana, istri pelapor, terjaring razia petugas gabungan pada Agustus 2017 di Jalan Jurang Kuping, Kecamatan Benowo, Surabaya. Saat itu, ada 20 perempuan yang terjaring razia, termasuk istri pelapor.

Setelah dibawa ke kantor Satpol PP Surabaya untuk didata, sang istri lalu ditampung di Liponsos Keputih Surabaya yang dikelola di bawah Dinas Sosial.

Keesokan harinya, pelapor mendatangi Liponsos Keputih berniat untuk mengambil istrinya. Namun ditolak karena tidak membawa syarat keterangan dari RT/RW dan kelurahan tempat tinggal istri pelapor.

(Baca juga: Diburu Pemerintah AS, Kapal Pesiar Senilai Rp 3,5 Triliun Disita di Bali)

Keesokan harinya, pelapor kembali ke Liponsos Keputih untuk menjemput istrinya dengan membawa surat keterangan dari RT/RW dan kelurahan seperti yang diminta petugas Liponsos, namun istri pelapor sudah dipindah ke Liponsos di Kediri.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Muhammad Fikser membenarkan bahwa Selasa kemarin, Kepala Dinas Sosial Surabaya, Supomo, dan pejabat UPT Surabaya, Gianto, diperiksa di Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.

Menurut Fikser, bagian hukum masih menunggu perkembangan untuk memutuskan memberikan pendampingan hukum.

"Kami tunggu perkembangannya dulu nanti baru disikapi oleh bagian hukum," tuturnya.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapid Test Penonton Rhoma Irama di Bawah Target, Ini Penjelasan Dinkes Kabupaten Bogor

Rapid Test Penonton Rhoma Irama di Bawah Target, Ini Penjelasan Dinkes Kabupaten Bogor

Regional
Ganjar Minta Wali Kota Semarang Awasi 3 Perusahaan yang Jadi Sumber Penularan Covid-19

Ganjar Minta Wali Kota Semarang Awasi 3 Perusahaan yang Jadi Sumber Penularan Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 10 Pesepeda Ditangkap Satpol PP karena Berbaju Ketat | Santri Pondok Gontor Positif Corona

[POPULER NUSANTARA] 10 Pesepeda Ditangkap Satpol PP karena Berbaju Ketat | Santri Pondok Gontor Positif Corona

Regional
Nelayan Pantura Rugi Saat Cari ikan di Natuna, Menteri Edhy: Jangan Menyerah

Nelayan Pantura Rugi Saat Cari ikan di Natuna, Menteri Edhy: Jangan Menyerah

Regional
Bupati Tangerang: 14.910 Karyawan Kena PHK, Juli Nanti Tambah Lagi 8.000

Bupati Tangerang: 14.910 Karyawan Kena PHK, Juli Nanti Tambah Lagi 8.000

Regional
Penemuan Perempuan Tewas di Penginapan, Penjaga Kaget Lihat Ada Tangan di Bawah Ranjang

Penemuan Perempuan Tewas di Penginapan, Penjaga Kaget Lihat Ada Tangan di Bawah Ranjang

Regional
'Makan Saja Susah, Mana Ada Bayar Sekolah Swasta..'

"Makan Saja Susah, Mana Ada Bayar Sekolah Swasta.."

Regional
Saat Kritikan kepada Polisi Berujung Jadi Tersangka

Saat Kritikan kepada Polisi Berujung Jadi Tersangka

Regional
'Kami Telanjur Merambah Hutan, Mohon Belas Kasihnya, Ini karena Kemiskinan'

"Kami Telanjur Merambah Hutan, Mohon Belas Kasihnya, Ini karena Kemiskinan"

Regional
Teka-teki Mobil Pikap Tak Bertuan Ditemukan di Tengah Hutan

Teka-teki Mobil Pikap Tak Bertuan Ditemukan di Tengah Hutan

Regional
Ganjar Akan Berlakukan PKM di Semarang Raya

Ganjar Akan Berlakukan PKM di Semarang Raya

Regional
Risih Jadi Tontonan, Alasan Suku Baduy Minta Wilayahnya Dihapus dari Destinasi Wisata

Risih Jadi Tontonan, Alasan Suku Baduy Minta Wilayahnya Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Sopir Taksi yang Dipaksa Ratusan Warga Bawa Jenazah Pasien Covid-19 Jalani Rapid Test

Sopir Taksi yang Dipaksa Ratusan Warga Bawa Jenazah Pasien Covid-19 Jalani Rapid Test

Regional
Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki 'Minggir Bos'

Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki "Minggir Bos"

Regional
Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X