NEWS
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Sidang Dispensasi Nikah Korban Pencabulan Anak Kiai di Tuban Digelar Besok

TUBAN, KOMPAS.com - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akan segera menggelar sidang pengajuan dispensasi nikah anak di bawah umur yang menjadi korban pencabulan anak kiai di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Tuban, Muntasir mengatakan, berkas pengajuan permohonan dispensasi nikah oleh pemohon keluarga korban pencabulan anak kiai asal Kecamatan Plumpang sudah masuk beberapa hari lalu.

"Berkas sudah terdaftar dengan register perkara nomor: 445/Pdt.P/2022/PA.Tbn, tertanggal 22 Juli 2022," kata Muntasir kepada Kompas.com, Kamis (28/7/2022).

Persidangan permohonan dispensasi nikah anak di bawah umur korban pencabulan anak kiai tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan besok, Jumat (29/7/2022).

Dalam persidangan, para pemohon akan dihadirkan untuk mengungkap fakta untuk mengetahui layak atau tidaknya permohonan dispensasi nikah dikabulkan.

"Untuk sidang dispensasi nikah di Pengadilan Agama Tuban akan dipimpin oleh hakim tunggal," terang pria yang juga sebagai hakim di Pengadilan Agama Tuban.

Muntasir menyampaikan, permohonan dispensasi nikah dapat disidang di Pengadilan Agama setelah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019, batas usia perkawinan yang ditetapkan adalah 19 tahun bagi kedua pasangan.

"Calon pesangan pengantin yang berusia di bawah itu harus mengajukan dispensasi nikah kepada Pengadilan Agama," ungkapnya.


Sebelumnya diberitakan, remaja perempuan berinisial M (14) hamil dan melahirkan bayi lantaran dicabuli oleh AH (21), anak seorang tokoh agama atau kiai di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Pihak keluarga korban tidak melaporkan kasus itu ke polisi lantaran pihak keluarga pelaku bersedia bertanggung jawab untuk menikahi korban yang masih di bawah umur.

Kedua belah pihak telah bersepakat untuk berdamai secara kekeluargaan, sehingga pihak keluarga korban juga tidak menuntut secara hukum.

Pihak keluarga juga sedang mengajukan dispenasi nikah ke Pengadilan Agama untuk bisa menikah secara sah di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/07/28/174429578/sidang-dispensasi-nikah-korban-pencabulan-anak-kiai-di-tuban-digelar-besok

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Raih Penghargaan PPKM Award 2023, Pemkot Makassar Buktikan Keberhasilan Program Makassar Recover

Regional
Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Raih Penghargaan pada Baznas Award 2023, Ganjar: Saya Berikan untuk Baznas Jateng

Regional
Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Bupati Maluku Barat Daya Hadiri RUPS Bank Maluku-Malut, Ini Agenda yang Dibahas

Regional
Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Menakar Vonis Hakim dalam Tragedi Kanjuruhan

Regional
Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Komitmen Dukung JKN, Pemkab Maluku Barat Daya Raih UHC Award 2023

Regional
Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Dompet Dhuafa dan The Harvest Panen Tambak Gurame di DD Farm Indramayu

Regional
Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Kota Makassar Masuk Nominasi Nasional PPD 2023

Regional
Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Bertemu Empat Mata, Bupati Tamba dan Walkot Gibran Bahas Kerja Sama Bidang Budaya dan UMKM

Regional
Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Menggagas Komisi Antisipasi Konflik di Maluku

Regional
Pemprov Kaltim Raih Dua Penghargaan APBD Award, Gubernur Isran: Berkat Peran Aktif Masyarakat

Pemprov Kaltim Raih Dua Penghargaan APBD Award, Gubernur Isran: Berkat Peran Aktif Masyarakat

Regional
Ganjar Pastikan Sudah Gerak Cepat Tangani Kerusakan Jalan di Jateng

Ganjar Pastikan Sudah Gerak Cepat Tangani Kerusakan Jalan di Jateng

Regional
Rakorsus 2023, Diskominfo Paparkan 7 Inovasi dan Kontribusi untuk Resiliensi Kota Makassar

Rakorsus 2023, Diskominfo Paparkan 7 Inovasi dan Kontribusi untuk Resiliensi Kota Makassar

Regional
99,8 Persen Penduduk Jembrana Terdaftar JKN, Pemkab Jembrana Raih UHC Awards 2023

99,8 Persen Penduduk Jembrana Terdaftar JKN, Pemkab Jembrana Raih UHC Awards 2023

Regional
Sebanyak 235.000 Anak Sekolah Makassar Bakal Nikmati Pendidikan dengan Metode Gasing

Sebanyak 235.000 Anak Sekolah Makassar Bakal Nikmati Pendidikan dengan Metode Gasing

Regional
Danny Pomanto Ingin Bangun Kota Resiliensi, Sombere and Smart City lewat Rakorsus 2023

Danny Pomanto Ingin Bangun Kota Resiliensi, Sombere and Smart City lewat Rakorsus 2023

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke