NEWS
Salin Artikel

Video Kelompok Bermotor Lakukan Pembacokan di Lumajang, Ini Kata Saksi dan Polisi

Dalam video tersebut, tampak sejumlah pengendara sepeda motor berada di jalanan. Sejumlah pemuda lainnya terlihat berlarian.

Keterangan korban

Aksi pengeroyokan tersebut terjadi usai laga BRI Liga 1 yang mempertemukan Persebaya vs Arema di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Kejadian berawal ketika tiga pemuda nonton bareng (nobar) di depan kantor DPC Nasdem.

Usai laga, tiga orang yang merupakan korban pengeroyokan tersebut berpindah tempat untuk nongkrong di sebuah warung kopi di Jalan Imam Suja'i.

Gerombolan pemotor melintas

Tidak berselang lama, lewat gerombolan bermotor sejumlah 35 orang. Melihat tiga orang tersebut, gerombolan itu putar balik menghampiri korban dan langsung menyerang.

"Kita ngopi di warung saya, kemudian ada gerombolan lewat dan melihat kita masih pakai atribut Persebaya kemudian putar balik dan langsung nyerang," kata Kholid Ahmad Zakaria, korban pengeroyokan di Mapolres Lumajang, Kamis (24/2/2022).

Dalam kejadian tersebut, salah seorang dari korban bernama Alwi Shihab (18) mengalami luka memar di wajah, luka bacok di bagian perut, lengan, dan pantat.

Beruntung dua korban lain berhasil menyelamatkan diri ke tempat warga sekitar.

"Saya langsung lari ke belakang bos saya, yang satunya lari ke warga, nah si alwi lari ke utara langsung diseret dan dihajar sama mereka," kata Zaka.


Saat ini, korban atas nama Alwi sedang menjalani perawatan operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Sementara itu, Koordinator Bonek Lumajang Riki mengatakan, pihaknya tidak ingin langsung menuduh kelompok suporter lain sebagai pelaku pengeroyokan sebelum keluar hasil penyelidikan dari kepolisian.

"Awalnya kami mengira kalau itu rival kami, setelah kita telusuri lebih dalam ternyata ada dugaan sekelompok gengster," kata Riki.

Walaupun Alwi yang sejatinya tidak termasuk ke dalam kelompok Bonek secara resmi, mereka berharap agar kasus tersebut diusut sampai tuntas oleh kepolisian.

"Harapannya ya kasusnya sampai selesai karena saksinya ada tiga dan bahkan ada yang kenal dengan pelaku," tambahnya.

Keterangan Kapolres

Terpisah, Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo menerangkan bahwa kejadian semalam merupakan pengeroyokan antara pendukung Arema dan pendukung Persebaya.

"Sekitar pukul 23.00 WIB terjadi pengeroyokan antara suporter Arema dengan suporter Persebaya," terang Fajar.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki pihak mana yang memicu bentrokan tersebut.

Kata Fajar, barang bukti berupa CCTV sudah diamankan kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Semua sedang kita periksa, saksi-saksi, CCTV. Jadi, secepatnya akan terungkap pelaku dari pengeroyokan tersebut," pungkasnya.

https://surabaya.kompas.com/read/2022/02/24/145901978/video-kelompok-bermotor-lakukan-pembacokan-di-lumajang-ini-kata-saksi-dan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Kisah Agus Falahudin, Penyintas Gempa Cianjur yang Gotong Royong Bangun Huntara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.