Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maling Curi Kabel PLN 140 Meter di Pacitan, Listrik 3 Desa Padam

Kompas.com - 14/03/2024, 10:06 WIB
Pythag Kurniati

Editor

PACITAN, KOMPAS.com- Pencurian kabel dan trafo milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) terjadi di Pacitan, Jawa Timur.

Imbas pencurian tersebut, listrik di sejumlah desa di Pacitan terpaksa mengalami pemadaman.

Baca juga: Pengendara Motor Tewas Terjerat Kabel Sling di Bandung, Polisi Duga Ada Kelalaian

Penjelasan PLN

Manajer PLN ULP Pacitan Aditya Bimantara membenarkan peristiwa pencurian tersebut.

"Memang ada pencurian kabel trafo PLN. Panjang kabel PLN yang diketahui raib mencapai 140 meter," ungkap Aditya, Rabu (!3/3/2024), seperti dikutip dari Antara.

Akibatnya ada tiga desa terdampak pemadaman listrik imbas pencurian.

Tiga desa itu yakni Desa Ngadirejan, Nglonggong, dan Desa Glinggangan.

Baca juga: Pengendara Motor di Magetan Terjatuh karena Tersangkut Kabel Sling Tiang PLN

Minta warga melapor

Aditya mengungkapkan, pencurian terjadi ketika kondisi saluran listrik di beberapa wilayah di kabupaten Pacitan mengalami sejumlah gangguan.

Penyebabnya lantaran cuaca buruk seperti hujan deras dan longsor selama dua hari terakhir.

Dia meminta warga ikut menjaga fasilitas PLN karena menyangkut kepentingan umum. Aditya juga mengimbau warga melapor jika melihat ada orang yang mencurigakan.

"Tolong laporkan kepada perangkat dusun atau desa, pihak keamanan setempat atau hubungi layanan call center PLN 123," ujarnya.

Sumber: Antara


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Cerita Mochammad Abdul Aziz, Jemaah Haji Termuda di Jatim, Gantikan Ayah yang Meninggal

Cerita Mochammad Abdul Aziz, Jemaah Haji Termuda di Jatim, Gantikan Ayah yang Meninggal

Surabaya
Asyik Berduaan dengan Pacar, Pria di Kota Malang Disabet Golok Orang Tidak Dikenal

Asyik Berduaan dengan Pacar, Pria di Kota Malang Disabet Golok Orang Tidak Dikenal

Surabaya
Pasutri Bojonegoro Bisa Haji dari Penghasilan Parkir, Sisihkan Uang untuk Infak

Pasutri Bojonegoro Bisa Haji dari Penghasilan Parkir, Sisihkan Uang untuk Infak

Surabaya
Kronologi Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Madiun, Barang Muatan Ludes

Kronologi Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Madiun, Barang Muatan Ludes

Surabaya
Bom Ikan Meledak di Pasuruan Jatim, Satu Orang Tewas

Bom Ikan Meledak di Pasuruan Jatim, Satu Orang Tewas

Surabaya
Siswa SMAN 2 Kota Batu Raih Medali Emas Kejuaraan Internasional Sepeda Downhill di Malaysia

Siswa SMAN 2 Kota Batu Raih Medali Emas Kejuaraan Internasional Sepeda Downhill di Malaysia

Surabaya
Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Madiun, Paket dalam Boks Hangus

Truk Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Madiun, Paket dalam Boks Hangus

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 12 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Minggu 12 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Surabaya
Istri Meninggal Pasca Cabut Gigi Bungsu, Suami Bertekad Cari Keadilan

Istri Meninggal Pasca Cabut Gigi Bungsu, Suami Bertekad Cari Keadilan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Berawan

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Sabtu 11 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah

Surabaya
Polisi di Situbondo Gagalkan Jual Beli 8,9 Ton Pupuk Subsidi

Polisi di Situbondo Gagalkan Jual Beli 8,9 Ton Pupuk Subsidi

Surabaya
Banjir Rob Terjang Belasan Rumah Warga di Situbondo

Banjir Rob Terjang Belasan Rumah Warga di Situbondo

Surabaya
70 Calon Haji di Embarkasi Surabaya Batal Berangkat Tahun 2024

70 Calon Haji di Embarkasi Surabaya Batal Berangkat Tahun 2024

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com